5 Gejala Telinga Sakit pada Anak akibat Terkena Infeksi

Amat memprihatinkan ketika si kecil yang semula aktif bermain dengan teman sebaya, hanya tergolek lemah tanpa daya di atas kasur. Penyebab telinga sakit pada anak itu macam-macam. Bisa karena infeksi, kedinginan dalam waktu lama, dan sebagainya. Jika terindikasi karena kena infeksi, maka Anda perlu hanya mencermati 5 gejala ini dulu.

  1. Keluarnya Cairan dari dalam Telinga

Gejala in sering sekali terjadi. Baik anak-anak hingga orang dewasa. Tapi persentasenya tetap lebih banyak anak kecil yang mengalami gejala ini. Kenapa bisa keluar cairan dari dalam telinga? Pada saat itu, tabung eustachius mengalami kebocoran. Tabung tersebut selama ini berperan dalam mengkomunikasikan antara mulut dengan telinga.

Ketika cairan keluar, muncul bau yang tak sedap. Sebab, cairan tersebut merupakan hasil dari adanya infeksi dalam telinga. Baik saat Anda tengah membersihkan ataupun tidak, cairan tersebut tetap keluar dari telinga. Baunya agak busuk dan begitu menyengat. Cairan ini terdiri dari nanah akibat dari gagalnya sel darah putih saat mengatasi patogen.

  1. Sulit Mendengar serta Sulit Menjaga Keseimbangan

Sulitnya mendengar sesuatu karena terjadi penumpukan lendir yang ada di telinga. Akibatnya mengganggu saluran eustachius. Dampak lainnya bisa membuat keseimbangan berkurang. Hal tersebut terjadi karena adanya tekanan pada labirin telinga bagian tengah. Begitu si kecil berjalan, ia mudah oleng seperti ban mobil yang kempis saat dipaksa berjalan.

  1. Sulit Sekali untuk Tidur

Saat telinga sakit pada anak kumat, maka ia jadi kesulitan untuk tidur di malam hari. Bawaannya mau menangis terus. Padahal istirahat untuk si kecil sangat penting. Apabila berbaring menyamping, telinga merasa nyeri. Ketika berbaring telentang, tetap kurang nyaman. Akhirnya hanya bisa menghabiskan malam-malam penuh sepi seorang diri.

  1. Kurang Berselera Makan Apa pun

Berhubung saluran eustachius menghubungkan antara telinga dengan mulut, maka bisa berdampak pada selera makan si kecil. Biarpun Anda memberikan makanan favoritnya, tetap ia tidak mau. Sebab, saat mengunyah atau menelan makanan, terasa begitu nyeri di bagian telinga. Anak yang berusia kurang dari 5 tahun sangat peka terhadap gejala ini.

  1. Mengalami Demam

Gejala ini yang paling sering nampak ketika telinga sakit akibat infeksi. Hampir setiap serangan dari bakteri atau patogen menyebabkan si kecil mengalami demam. Bahkan suhu tubuhnya bisa meninggi, misalnya lebih dari 38 derajat Celsius. Gejala ini mirip dengan saat si kecil tengah mengalami radang tenggorokan, pilek, flu, dan sebagainya.

Sebagai langkah awal, sebaiknya segera Anda kompres dengan air hangat. Biar demamnya turun dan tidak bikin si kecil gelisah. Setelah itu, konsultasikan ke dokter terpercaya di wilayah setempat. Biar segera ditangani dan si kecil pun bebas dari gejala yang lebih serius.

Di awal-awal, gejala telinga sakit pada anak karena infeksi terasa sangat wajar. Bahkan si kecil seakan-akan tidak mengalami sakit apa pun. Oleh karena itu, sebelum gejala di atas terjadi, lengkapi nutrisi tubuh si kecil dengan beberapa makanan sehat bernutrisi. Salah satunya bisa Anda pesan langsung dari situs Orami.